GARASI
  • Beranda
  • Tentang
    • Pengunjung
    • Lokasi
    • Koleksi
    • Fasilitas
  • Cerita
  • Terlibat
  • Program
    • Eksplorasi Online >
      • Eksplorasi PBx
    • Live-in OASE-PAKIS
    • Eksplorasi Oase >
      • Eksplorasi 2016
      • Eksplorasi 2017
      • Eksplorasi 2018
    • Pramuka OASE
    • JURASIK
  • E-library
    • Bandar Dagang Nusantara
    • Mainan BABE
    • Matematika
    • Kajian Islam
    • Nusantara

Kiat Riset di Internet

10/11/2022

0 Comments

 
Di era digital sekarang, informasi yang tersedia berlimpah. Tantangannya justru bagaimana memilih informasi benar dan tepat dari informasi yang berlimpah tsb. Ada dua kiat yang disarikan dari artikel Morgan (2022) yang akan dibagikan di sini, yaitu cara mendapatkan sumber informasi yang baik dan cara menentukan kredibilitas sumber informasi.

Bila ada kata-kata baru yang kamu kurang atau tidak dipahami dalam artikel ini, cek dulu artinya di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring


A. Cara mendapatkan sumber yang baik

#1 - Cari sumber resmi
Umumnya, yang diprioritaskan adalah informasi dari sumber pemerintah, akademisi, dan organisasi berita yang diakui secara nasional dan internasional.
  • Situs pemerintah memiliki domain ".gov"
  • Situs perguruan tinggi dan universitas memiliki domain “.edu”. Bila mencari sumber akademik lebih baik melalui database akademik atau mesin pencari, seperti EBSCOhost atau Google Scholar.
  • Situs milik organisasi nirlaba memiliki domain “.org”. Beberapa di antaranya sangat kredibel, beberapa tidak, karena siapa pun dapat membeli situs web dengan ekstensi .org. Periksa situs-situs ini dengan cermat, dan sebaiknya jangan mengandalkannya sebagai satu-satunya sumber informasi.
  • Sumber berita utama seperti Antara, Kompas, The Guardian, dan Al Jazeera cenderung kredibel, tetapi kamu juga perlu memastikan artikel tersebut berdasarkan fakta dan bukan opini. Banyak situs berita juga memiliki blog dan situs editorial tempat orang dapat menyatakan pendapat mereka, yang tidak harus didukung oleh fakta

#2 - Jangan cepat puas dengan hasil pertama yang dimunculkan mesin pencari

Lihat lebih jauh dari halaman pertama hasil pencarian untuk menemukan informasi yang kamu cari. Jika kamu menggunakan mesin pencari biasa seperti Google atau Yahoo, beberapa halaman pertama mungkin berisi tautan yang paling efektif dipromosikan, bukan tautan dengan informasi terbaik.

#3 - Wikipedia dapat menjadi tempat yang baik untuk memulai

Hanya coba lihat ke bawah ke bagian "Referensi" dan cek ke sumber aslinya bila memungkinkan. Situs Wikipedia terbuka untuk diedit oleh siapa saja, yang berarti informasi mereka mungkin tidak akurat, ketinggalan zaman, atau bias. 

#4 - Verifikasi ke sumber lain
Jika Anda tidak dapat menemukan sumber asli atau resmi suatu fakta, cara terbaik adalah memverifikasi fakta tersebut di beberapa situs yang kredibel.

B. Cara menentukan kredibilitas sumber

#1 - Periksa afiliasi sumber
Caranya dengan memeriksa siapa yang memiliki atau mensponsori situs web tersebut. Bisa dilihat dari menu tentang kami, about, kontak kami, contast us. Situs yang terlalu banyak iklan juga bisa jadi bukan bertujuan memberi informasi.

#2 - Cek siapa penulisnya atau lembaga yang mengeluarkan informasi tersebut, untuk melihat kapasitas keahliannya.

#3 - Lihat tanggalnya
Penting untuk memastikan bahwa informasinya up-to-date. Periksa kapan artikel atau situs web diterbitkan. Cari artikel terbaru yang dapat kamu temukan untuk mendapatkan informasi terbaik yang sesuai kondisi terbaru.

#4 - Carilah keandalan dan akurasi
Ada banyak sumber di luar sana yang mengklaim berdasarkan fakta padahal tidak. Hal ini bisa dilihat misalnya dari:
  • Apakah menyertakan referensi atau situs sumber. Sebuah situs internet yang kredibel akan mengutip sumbernya. Situs yang sangat bagus bahkan dapat menautkan ke artikel penelitian asli sehingga kamu dapat menelusuri pula kualitas referensinya.
  • Amati biasnya. Bahasa yang sangat emosional dan retorika yang menghasut atau menjelek-jelekkan adalah tanda-tanda potensi bias dari sumber tersebut.
  • Cek kesalahan tata bahasa dan tautan yang putus (broken link). Situs web dengan banyak kesalahan tata bahasa dan tautan rusak mungkin menyalin informasinya dari sumber lain atau mungkin tidak sah. Setidaknya ini juga menandakan situs tersebut tidak cermat dalam menyajikan informasi.

Sumber: Morgan, M., PhD (2022). Do Internet Research. Wikihow. https://www.wikihow.com/Do-Internet-Research (diakses 10 November 2022)

0 Comments

CT3-Master Chef "Isi Piringku Challenge"

16/2/2022

0 Comments

 

PANDUAN TANTANGAN

Kali ini kalian mendapat tantangan untuk menyiapkan sajian yang sesuai dengan panduan ISI PIRINGKU KEMENKES

Sajian terdiri dari:
  • Makanan pokok (selain bahan dasar beras, gandum, atau kentang)
  • Lauk-pauk
  • Sayuran
  • Buah-buahan
Sajikan porsi sesuai isi piringku dan secukupnya perutmu
Ceritakan apa saja bahan yang digunakan & cara memasak di laporan 

Catatan:
  • Kamu yang memutuskan apa isi piringmu, tapi boleh berdiskusi dengan keluarga saat menyiapkan. Masaknya juga boleh bersama keluarga.
  • Untuk buah boleh dimakan sebelum atau sesudah makanan utama, tapi tetap ditampilkan bersama dalam laporan (lihat contoh)

Lihat beberapa contoh pada link di bawah untuk inspirasimu mengerjakan tantangan
  • https://www.instagram.com/p/CS_XRV5p9iE/ 
  • https://www.instagram.com/reel/CV9RTsWpmzQ/
  • https://www.instagram.com/tv/CV2Dog3ADDe/
  • https://www.instagram.com/reel/CXpXyO8Jb0Y/
  • https://kesmas.kemkes.go.id/assets/uploads/contents/others/LEAFLET-ISI-PIRINGKU-ilovepdf-compressed_1011.pdf

Laporannya buat yang menarik ya!
  • Bisa infografis (kombinasi teks dengan foto/ilustrasi) atau video
  • Tambahkan cerita proses bikin sajianmu ya

Batas waktu: Senin, 14 Feb 2022 Pk. 17:00 WIB

KARYA PESERTA

Picture
Abimanyu (13 tahun) - Yogyakarta
Picture
Alisha (12 tahun) - Jakarta Timur
Darin (14 tahun) - Pacitan
Picture
Fefe (13 tahun) - Kebumen
Picture
Hafiy (13 tahun) - Mojokerto
Picture
Kenia (13 tahun) - Malang
0 Comments

Untuk apa terampil berpikir sistem?

29/11/2021

0 Comments

 
Tuliskan kata pertama yang terlintas di pikiran saat mendengar tiap kata berikut:

WARNA

BUNGA

PERABOT


Pertanyaan serupa pernah saya lontarkan pada sebuah pertemuan dan dijawab sekitar 250 orang. Coba bandingkan jawaban Anda dengan jawaban orang lain di bagian akhir artikel ini.
​

Model mental
Apa yang terbersit di pikiran Anda ketika melihat jawaban yang lain? (Silakan cek dulu di akhir artikel ini bila belum) 

Ya…ternyata banyak sekali ragam jawaban yang muncul. Barangkali Anda malah lihat sesuatu yang sama sekali tak terpikir oleh Anda.

Ya…tulisan yang lebih tebal dan besar itu menandakan lebih dari satu orang yang memberikan jawaban serupa. Makin tebal dan besar artinya makin banyak yang menjawab demikian.

Dalam kehidupan nyata, bisa jadi kita berada dalam lingkaran orang-orang yang memiliki jawaban serupa. Sehingga kita berpikir itulah realita. Ternyata banyak realita lain yang luput dari radar kita.

Barangkali Anda bertanya-tanya apa sebabnya ada jawaban yang beragam sekaligus juga ada yang seragam. Jawabannya adalah karena adanya apa yang disebut dengan model mental. 

Model mental adalah cara pandang kita terhadap sesuatu yang terbentuk lewat akumulasi pengamatan dan pengalaman yang diproses hingga menjadi dasar suatu tindakan. Tahapan proses terbentuknya model mental dapat dilihat pada gambar berikut.
Picture
Lalu apa hubungannya model mental dengan EKSPLORASI?
Lewat kegiatan EKSPLORASI, kami mengajak peserta mengamati hal yang dekat dengan diri dan kesehariannya, lalu memancing rasa penasaran sehingga ingin tahu lebih lanjut bagaimana dirinya terkait dengan apa yang ada di sekitarnya. 

Kami juga mengajak peserta untuk mencoba melihat dari berbagai sudut pandang agar mendapat gambaran yang lebih kaya tentang realita. Kemudian mengajak berpikir bagaimana tindakan yang dilakukan dirinya berpengaruh terhadap kehidupan bersama.

Cara belajar berbasis pengalaman (experiential learning) yang diterapkan dalam rangkaian kegiatan EKSPLORASI di atas bertujuan mengembangkan model mental tentang ekosistem bumi yang satu. 

​Model mental tersebut melihat kehidupan tidak terdiri dari potongan acak dan bagian yang terpisah-pisah. Kita terhubung dengan diri sendiri, sesama, dan alam dalam jalinan yang saling terkait membentuk sistem kehidupan di bumi. 

Secara praktis, saling terkait memiliki arti tindakan yang kita lakukan akan berdampak, baik yang diinginkan maupun tidak, terhadap orang lain maupun alam. Lalu pada gilirannya dampaknya dapat kembali lagi ke diri kita.
***
"We are not all in the same boat. We are all in the same storm.
Some are on super-yachts. Some have just the one oar."
(Damian Barr)


"Kita tidak semua dalam perahu yang sama. Kita semua dalam badai yang sama.
​Beberapa di super-yachts. Beberapa hanya punya satu dayung." 
​
Picture
Ilustrasi oleh Barbara Kelley untuk kutipan Damian Barr yang dipakai dalam kolom di The Wall Street Journal
Sumber: ​https://www.damianbarr.com/latest/https/we-are-not-all-in-the-same-boat 
Kutipan Damian Barr yang diilustrasikan Barbara Kelley di atas dapat menjadi refleksi terhadap kondisi kehidupan saat ini yang dilingkupi ketimpangan dan krisis ekologi. Kondisi ini adalah hasil tindakan kolektif kita umat manusia yang didasari model mental yang dimiliki saat ini.

Kesadaran bahwa kita semua adalah bagian dari sistem kehidupan di bumi atau model mental berpikir sistem diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku yang akan membawa kita menuju kehidupan yang lestari dan berkeadilan. Mari kita bersama-sama saling membantu untuk keluar dari badai dengan selamat.
Bagaimana cara mengembangkan model mental berpikir sistem?
Kami melakukannya dengan memperkenalkan keterampilan berpikir sistem (systems thinking). Menurut Waters Foundation, ada 14 kebiasaan terkait dengan berpikir sistem yang perlu dilatih. Satu per satu kebiasaan tersebut dilatih melalui kegiatan EKSPLORASI.
Picture
Selain itu yang tak kalah penting adalah melatih keterampilan komunikasi melalui diskusi kelompok. Komunikasi yang produktif terjadi bila seseorang terampil dalam mengajukan pertanyaan dan menyampaikan pernyataan sehingga terjadi proses saling belajar memahami dan bukan menghakimi.
Picture
Bacaan lebih lanjut
  • Habits of a systems thinker courses (Waters Foundation)
  • Productive conversations: using advocacy and inquiry effectively (The Systems Thinker)
Cek jawaban untuk kata WARNA, BUNGA, PERABOT
Picture
Picture
Picture
0 Comments

Pertemuan #1 - 21 Juli 2021

21/7/2021

0 Comments

 
Rekaman Pertemuan #1
​
Jumlah petualang yang hadir 34 orang

Read More
0 Comments

Persiapan Pertemuan Perdana SC Eksplorasi

19/7/2021

0 Comments

 
Yaayyy total 37 peserta sudah tergabung di SC Eksplorasi untuk tema Pandemi.

Mari bersiap untuk petualangan perdana pada: 
Rabu, 21 Juli 2021
Pk. 14:00-15:30 WIB
PBx Zoom #3

Hal-hal yang perlu disiapkan
  • Disarankan pakai laptop/PC/ipad untuk zoom bila ada
  • Siapkan handphone untuk WA Call di hari H
  • Siapkan alat tulis Pulpen / Pensil
  • Buat 2 lembar catatan misi (lihat contoh terlampir) 

Hadir 5 menit sebelum jadwal pertemuan ya....

Sampai ketemu
Kak Shanty + Kak Ira
Contoh catatan misi (dibuat 2x persis sama ya)
Picture

0 Comments

Student Club Eksplorasi di PKBM Piwulang Becik

13/7/2021

0 Comments

 
Kita akan mengamati kejadian di sekitar. Lalu mencari tahu cerita di baliknya. Keseruan petualangan belajar akan dihadirkan secara tematik, interaktif, dan penuh tantangan. #dirumahaja bukan halangan untuk melakukan eksplorasi.
  • Tiap tema akan berlangsung 6 minggu, lalu libur 2 minggu. 
  • Akan disiapkan 3 tema untuk Semester Gasal 2021/2022. 
  • Tema pertama tentang Pandemi. 

Jadwal: Tiap Rabu pk. 14:00 - 15:30 WIB di PBx Zoom #3
Pendamping: Kak Ira Puspitasari & Kak Shanty
Keterampilan yang diasah
  1. Observasi
  2. Riset literatur
  3. Berdiskusi
  4. Berpikir sistem
  5. Menulis jurnal
  6. Presentasi
  7. Pembelajar mandiri
Syarat peserta
  • Usia 12 tahun ke atas (Paket B & C)
  • Punya akses zoom 
  • Siap menulis jurnal
  • Berkomitmen menyelesaikan tantangan untuk tiap tema yg diikuti
  • Keluar masuk bisa di tiap akhir tema
0 Comments
    Picture
    Set furnitur dari karton (7/6/13)

    Kategori

    All
    2015
    2016
    2017
    2018
    2019
    2020
    2021
    Belajar
    Berbuat
    Buku
    Dongeng
    Eksplorasi
    Eksplorasi PBx
    Fasilitas
    FB Notes
    Film
    Ide
    Jirowes
    Jurasik
    Kebun
    Kegiatan
    Kejujuran
    Keterampilan
    Koleksi
    Komik
    Koperasi
    Koperasi Kompos
    Kreasi
    Kunjungan
    Lembar Aktivitas
    Liburan
    Masak
    Reduce Reuse Recycle
    Sabangmerauke
    Sains
    Sepeda
    Statistik
    Tamu
    Webinar
    XPO Pandemi
    XPO Pangan

    Pojok kreasi

    Cerita lalu

    November 2022
    February 2022
    December 2021
    November 2021
    July 2021
    March 2021
    January 2021
    December 2020
    April 2020
    February 2020
    May 2019
    April 2019
    August 2018
    February 2018
    May 2017
    February 2017
    January 2017
    July 2016
    January 2015
    December 2014
    November 2014
    December 2013
    July 2013
    June 2013
    April 2013
    March 2013
    January 2013
    October 2012
    July 2012
    April 2012
    January 2012
    December 2011
    August 2011
    February 2011
    January 2011
    December 2010
    November 2010
    January 2010
    December 2009

    RSS Feed

Powered by Create your own unique website with customizable templates.